PMI Jember Terjunkan Tim Asesmen Respon Kekeringan di Dua Lokasi Baru
JEMBER. barathanews.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat merespons laporan darurat kekeringan. Tim Tanggap Darurat yang berasal dari KSR PMI Markas, Andre dan Dafa, diterjunkan untuk melakukan asesmen di dua lokasi baru, yakni RT 003/004 RW 008 Desa Jubung (Kecamatan Sukorambi) serta RT 001 RW 17 Kelurahan Tegalbesar (Kecamatan Kaliwates), Rabu (21/10/2026).
Langkah ini diambil setelah PMI Kabupaten Jember menerima surat permohonan resmi bantuan air bersih dari Ketua RT 001 RW 008 Desa Jubung serta Lurah Tegalbesar, Maria Hardjanti, A.Md.
Kepala Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim ke lapangan begitu laporan diterima.
"Tim sudah kami terjunkan. Hasil asesmen ini nantinya akan kami laporkan kepada pengurus PMI Kabupaten Jember untuk diambil keputusan terbaik," ujar Imam Muslim.
Asesmen mendalam ini krusial untuk mengetahui kondisi riil di lapangan serta menghitung secara akurat jumlah warga yang terdampak kekeringan. Hasil asesmen tersebut nantinya akan dirapatkan secara khusus oleh markas sebelum diserahkan kepada pengurus untuk menentukan langkah distribusi.
Pasalnya, PMI Kabupaten Jember saat ini tengah menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan armada truk tangki dan truk tandon air. Beban distribusi harian sudah sangat padat dan melayani berbagai titik krusial, di antaranya:
* 1 lokasi di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari
* 2 titik di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari
* 2 titik di Kelurahan/Kecamatan Patrang
* 2 titik di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi
* 1 titik di Desa Curahmalang, Kecamatan Sukorambi
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal untuk terus melayani masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang permintaannya kian melonjak seiring musim kemarau panjang.
"Kami akan melihat kemampuan PMI Kabupaten Jember dalam distribusi air. Jika kami masih mampu, tentu akan kami lakukan. Hal ini juga kami koordinasikan secara intensif dengan BPBD Kabupaten Jember," pungkas Zainollah. (*)
Pewarta: herry

Komentar
Posting Komentar