RSPTN UNEJ dan PMI Jember Memperkuat Sinergi, Rencanakan Pendirian BDRS hingga Kerja Sama Riset

 
RSPTN Unej di UDD PMI Jember 

JEMBER. barathanews.com — Jajaran Direksi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Jember (UNEJ) melakukan kunjungan strategis ke Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember pada Senin (19/10/2026). 

Pertemuan yang berlangsung di Aula UDD PMI Kabupaten Jember tersebut berfokus pada pemenuhan kebutuhan darah pasien, rencana pendirian Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), hingga pengembangan riset dan sumber daya manusia (SDM).

Kunjungan dipimpin langsung oleh Direktur RSPTN UNEJ sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran UNEJ, Dr. dr. Ulfa Elfia, Sp.T.H.T.K.L.(K)., didampingi Wakil Direktur SDM serta Wakil Direktur Pelayanan Medis. Rombongan disambut hangat oleh Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah, Kepala UDD PMI dr. Agus Burhan Syah, serta jajaran pengurus dan manajemen.

Dalam kesempatan itu, Dr. dr. Ulfa Elfia menyampaikan kesiapan penuh pihak RSPTN UNEJ untuk segera meresmikan kerja sama formal dengan PMI Kabupaten Jember.

"Kami siap berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Jember. Dalam waktu dekat, kami siap menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama PMI," tegas dr. Ulfa.

Ia menjelaskan bahwa sebagai rumah sakit yang baru beroperasi, RSPTN UNEJ membutuhkan ketersediaan pasokan darah yang memadai dan berkesinambungan untuk menunjang pelayanan pasien.

"Maka dari itu, kami ingin berkoordinasi dan berkolaborasi untuk membentuk Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Kunjungan bersama tim terkait ini menjadi langkah awal yang penting," lanjutnya.

Lebih lanjut, dr. Ulfa menekankan peran strategis RSPTN UNEJ sebagai rumah sakit pendidikan. Pihaknya siap memperluas cakupan kolaborasi ke ranah riset, penelitian, serta dukungan tenaga medis dari Fakultas Kedokteran UNEJ untuk membantu operasional dan pengembangan UDD PMI ke depan.

PMI Jember Sambut Baik dan Dorong Sertifikasi CPOB

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyambut positif inisiatif dan langkah responsif RSPTN UNEJ. Pihaknya menyatakan siap mendampingi dan mendukung penuh proses pembentukan BDRS di RSPTN UNEJ.

Pada kesempatan yang sama, Zainollah juga memaparkan target strategis yang tengah dipacu oleh UDD PMI Kabupaten Jember.

"UDD PMI Kabupaten Jember saat ini sedang berproses mengejar sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM RI. Langkah ini diambil untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya mutu darah bagi pasien, sekaligus memenuhi standar penyediaan plasma untuk fraksionasi," urai Zainollah.

Sebagai langkah awal pemantapan teknis, Manajer Pemastian Mutu UDD PMI Kabupaten Jember, Ninuk Handayani, turut memberikan pemaparan komprehensif mengenai regulasi, prosedur, dan alur pembentukan BDRS agar dapat segera diimplementasikan secara optimal di RSPTN UNEJ. (*)




Pewarta: herry 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah