Japan Red Cross Society Puji Profesionalisme PMI Jember dalam Program Ketangguhan Bencana

JEMBER. barathanews.com – Sinergi kemanusiaan lintas negara di Kabupaten Jember semakin solid. Japan Red Cross Society (JRCS) atau Palang Merah Jepang secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi PMI Kabupaten Jember dalam menjalankan program School Community Resilience (SCR).

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan JRCS, Nodoka, melalui Teuku Awaludin selaku perwakilan JRCS di Indonesia. Keduanya merupakan pendamping teknis yang rutin memantau perkembangan program kerja sama internasional ini di wilayah Jember.

Fokus pada Penguatan Manajemen Bencana

Kunjungan terbaru JRCS kali ini difokuskan pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), mulai dari jajaran pengurus, staf, relawan, hingga tim SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat).

Selama tiga hari berturut-turut (9–11 Januari 2026), Nodoka dan Teuku Awaludin terjun langsung memantau rangkaian Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana dan Operasional Posko yang digelar di Aula Markas PMI Jember. Pelatihan ini dirancang untuk memastikan sistem komando dan pengelolaan informasi saat darurat berjalan lebih profesional dan efisien.

Kagum dengan Komitmen Relawan

Melalui Teuku Awaludin, Nodoka mengungkapkan kekagumannya atas progres signifikan yang ditunjukkan oleh tim di lapangan.

"Pihak JRCS sangat mengapresiasi giat SCR yang dilaksanakan di Jember. Ibu Nodoka melihat sendiri bagaimana keseriusan para peserta dalam pelatihan manajemen bencana ini. Komitmen PMI Jember dalam mengelola posko dan tanggap darurat menjadi contoh baik dalam kerja sama ini," ujar Teuku Awaludin.

Kehadiran perwakilan Jepang ini tidak hanya membawa pendampingan teknis, tetapi juga mempererat hubungan bilateral kemanusiaan. Program SCR sendiri ditargetkan mampu membangun ketangguhan masyarakat Jember agar lebih mandiri dan terorganisir saat menghadapi potensi bencana.

Motivasi untuk Tahun 2026

Ketua PMI Kabupaten Jember menyambut hangat dukungan dari JRCS. Pihaknya menyatakan bahwa pengakuan internasional ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran relawan.

"Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi dari JRCS. Kehadiran Ibu Nodoka dan Bapak Awaludin memberikan perhatian khusus bagi kami. Ini menjadi motivasi besar untuk lebih semangat lagi melanjutkan serangkaian kegiatan SCR sepanjang tahun 2026 ini," ungkapnya.

Dengan berakhirnya pelatihan intensif ini, PMI Jember diharapkan semakin sigap dalam merespons kebencanaan melalui sistem operasional posko yang lebih modern dan terukur. (*)

Pewarta: herry 

Editor.   : barathanews.com 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disnaker Jember Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Data Pekerja Rentan/ Buruh Petani Tembakau, Akan Diajukan Untuk Menerima Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Pansus LKPJ DPRD, Kadin Jember Usulkan Kawasan Khusus Ekonomi Dan Aplikasi Cinta UMKM

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah