Lantik 190 Pejabat, Gus Fawait: "Jangan Ada yang Semaput, Beri Kursi dan Layani dengan Hati"
![]() |
| Pengambilan sumpah oleh Bupati Jember, foto : herry |
JEMBER. barathanews.com – Bupati Jember, Gus Fawait, memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 190 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Jumat (23/01/2026).
Acara yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha ini diwarnai dengan pesan-pesan humanis dan evaluasi mendalam terkait tata kelola seremonial dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Gus Fawait memberikan catatan khusus kepada bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) terkait kenyamanan para pejabat yang dilantik.
Bupati meminta agar di masa mendatang, jika jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak, panitia wajib menyediakan kursi.
"Lain kali Pak Kabag Umum Prokopim, kalau 100 lebih yang dilantik dikasih kursi dulu. Saya khawatir ada yang semaput (pingsan) ini, khususnya Ibu-ibu bisa saling sender-menyender," seloroh Gus Fawait yang disambut tawa hadirin.
Evaluasi dan Ketelitian Administrasi
Selain aspek kenyamanan, Bupati juga menekankan pentingnya persiapan yang matang melalui gladi bersih yang cermat untuk menghindari kesalahan teknis dalam prosesi pelantikan. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja dengan ketelitian tinggi, karena jabatan administrator dan pengawas adalah tulang punggung operasional kebijakan pemerintah.
Sinergi dan Pelayanan Masyarakat
Pelantikan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Jember, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, serta para Camat. Gus Fawait memberikan apresiasi khusus atas sinergi yang terjalin erat antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan Jember yang lebih maju.
Beliau berpesan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung program-program unggulan seperti kemudahan administrasi kependudukan dan peningkatan ekonomi daerah.
Poin Utama Arahan Bupati:
* Kemanusiaan dalam Tugas: Mengutamakan kondisi fisik dan kenyamanan staf dalam setiap kegiatan agar tugas dapat dijalankan dengan optimal.
* Profesionalisme: Menuntut ketelitian administrasi dan koordinasi yang lebih baik antar perangkat daerah.
* Sinergi Forkopimda: Menjaga keharmonisan dengan DPRD Jember untuk mempercepat pembangunan daerah.
* Disiplin Evaluasi: Menegaskan bahwa pergeseran jabatan dilakukan untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
(herry)


Komentar
Posting Komentar