Bidik 5 Emas di Malaysia, 121 Atlet Jember Marching Band Jalani Karantina Ketat di JSG

H. Tri Basuki Owner JMB 

JEMBER. barathanews.com – Ambisi Jember Marching Band (JMB) untuk merajai ajang ASEAN Music Games 2026 di Malaysia kian serius. Pasca libur Lebaran, sebanyak 121 atlet langsung tancap gas menjalani Training Centre (TC) intensif selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026, di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung.

​Latihan terpusat ini menerapkan sistem karantina total. Para atlet diwajibkan menginap di lokasi guna menjaga fokus dan kedisiplinan, dengan jadwal latihan spartan mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB.

​Fokus Pemulihan Fisik & Teknik

​Owner JMB, H. Tri Basuki, menegaskan bahwa TC ini merupakan langkah krusial untuk mengembalikan ritme tim yang sempat rehat.

​"Target utama kami saat ini adalah mengembalikan kebugaran fisik dan mengevaluasi komitmen latihan mandiri para atlet selama libur. Kami ingin memastikan tidak ada penurunan performa yang signifikan," jelas Tri Basuki saat ditemui di Kantor Kormi Jember, Senin (30/3).

​Pola latihan dibagi menjadi dua tahap:

​Pagi – Siang: Penguatan fundamental dan ketahanan fisik.

​Sore – Malam: Pendalaman teknik spesifik sesuai alat musik masing-masing.

​Target 5 Emas dan Pelatih Internasional

​Menghadapi kompetisi yang akan digelar September 2026 mendatang, manajemen JMB telah menyusun peta jalan (roadmap) yang ambisius. Dari enam kategori yang dilombakan, JMB menargetkan raihan 5 medali emas.

JMB jalani TC Intensif

Untuk mencapai target tersebut, JMB tidak main-main dalam urusan kepelatihan. Mereka dijadwalkan mendatangkan pakar musik tiup internasional asal Swiss, Eric Awuy, pada 28–29 April mendatang untuk memoles teknik trompet, tuba, hingga bariton.

​Secara progres materi, JMB menunjukkan tren positif:

​Triwulan I (Januari-Maret): Rampung 1 lagu.

​Triwulan II (April-Juni): Target penyelesaian 2 lagu tambahan dari total 5 lagu yang disiapkan.

​Manajemen Logistik yang Matang

​Selain kesiapan teknis, manajemen JMB juga bergerak cepat dalam urusan akomodasi. Mulai April ini, pihak manajemen sudah melakukan pemesanan tiket pesawat (Surabaya-Kuala Lumpur PP) dan penginapan di Malaysia.

​"Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami melakukan booking jauh hari agar mendapatkan harga yang lebih kompetitif. Jika mendadak, biaya dipastikan membengkak," pungkas Tri Basuki.

​Sebagai catatan, ASEAN Music Games merupakan ajang bergengsi di bawah naungan Asian Marching Band Confederation (AMBC), di mana Jember pernah mengukir sejarah sebagai tuan rumah perdana pada tahun 2023 lalu. 

(herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah