Ancaman Mikroplastik dan Krisis Iklim: Rumah Edukasi Creative Dorong Kerja Kolektif Lintas Elemen di Jember
JEMBER, barathanews.com – Rumah Edukasi Creative menggelar diskusi publik bertajuk kepedulian lingkungan pada Jumat (24/4), bertempat di Sekretariat Yayasan Bhineka Harmoni, Gebang, Jember. Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh lintas agama dan kepercayaan, pegiat budaya, hingga mahasiswa untuk membedah tantangan krisis iklim dan ancaman mikroplastik.
Hadir sebagai narasumber utama, Sofi Azilan Aini dari Ecological Observations and Wetlands Conservation (ECOTON), memaparkan fakta krusial mengenai polusi plastik. Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia yang belum optimal—seperti praktik pembakaran dan pembuangan sembarangan—menjadi pemicu utama terbentuknya mikroplastik.
"Partikel mikroplastik kini telah tersebar luas, mulai dari udara, air, tanah, hingga masuk ke rantai makanan manusia. Paparan ini sangat berbahaya karena mikroplastik telah terdeteksi dalam darah, paru-paru, ASI, hingga sistem reproduksi manusia," terang Sofi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa partikel ini berpotensi memicu stres oksidatif dan inflamasi kronis dalam tubuh. Sebagai langkah mitigasi, Sofi menekankan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memperkuat imunitas tubuh melalui konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah nanas, lemon, kiwi, serta sayuran hijau seperti brokoli dan bayam.
Diskusi yang dipandu oleh fasilitator Debora Krisnowati ini juga menyoroti pentingnya sinergi antarwarga. Direktur Rumah Edukasi Creative, Redy Saputro, menegaskan bahwa isu lingkungan dan krisis pangan memerlukan gerakan bersama yang masif.
"Penting bagi lintas elemen ini untuk melakukan kerja kolektif. Kita menghadapi krisis iklim yang nyata, sehingga edukasi dan praktik pengelolaan lingkungan harus dimulai dari lingkup terkecil seperti rumah, hingga ke sekolah dan kampus," ujar Redy.
Melalui kegiatan ini, Rumah Edukasi Creative berharap adanya langkah nyata dan berkelanjutan di Jember dan sekitarnya untuk menjaga kelestarian ekosistem demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
(herry)

Komentar
Posting Komentar