Konsolidasi Menuju 2029, Joko Sutrisno Terpilih Jadi Ketua PK Golkar Kalisat dalam Muscam XI
![]() |
| Joko Sutrisno saat memberikan sambutan |
JEMBER. barathanews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Jember terus memanaskan mesin organisasi melalui rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam). Pada Sabtu (11/4/2026), giliran Pimpinan Kecamatan (PK) Kalisat yang menggelar Muscam XI tahun 2026 untuk memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat akar rumput.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran elit DPD Golkar Jember, di antaranya Ketua DPD Golkar Jember H. Karimullah Dahrujiadi, SP, Sekretaris, Bendahara, serta Tim Muscam Kabupaten Jember.
Fokus Struktur dan Target Kursi
Dalam Muscam tersebut, Joko Sutrisno secara resmi terpilih sebagai Ketua PK Golkar Kecamatan Kalisat yang baru. Usai terpilih, Joko menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi , mengingat tantangan politik ke depan yang semakin kompetitif.
"Kami akan segera mengadakan konsolidasi karena para pengurus Desa (PD) kita sudah solid. Target utama kami adalah pecah telur; Dapil 3 harus memiliki perwakilan dewan di pemilu mendatang," ujar Joko Sutrisno.
Joko juga menambahkan bahwa untuk formatur pengurus ke depan, ia meminta setiap desa mengirimkan dua orang perwakilan agar distribusi kader merata di 12 desa yang ada di Kecamatan Kalisat.
Regenerasi dan Strategi Pemenangan
Harapan besar juga disampaikan oleh Lukman Junaidi Ketua PK Kalisat di periode sebelumnya. Ia menekankan bahwa kepengurusan mendatang akan mengakomodasi 40% kaum muda dan 30% keterwakilan perempuan sesuai petunjuk dari DPD Kabupaten.
![]() |
| Penyerahan Pataka Dari H. Karimullah kepada Joko Sutrisno |
"Harapan saya, target suara terpenuhi. Yang kemarin belum sempurna kita sempurnakan, yang tidak ada kita adakan. Intinya, target harus dapat satu kursi untuk putra-putri terbaik Golkar di Kalisat," tegas Lukman.
Bagian dari Agenda Besar DPD
Sekretaris Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Jember, Nanang Sugiyanto, menjelaskan bahwa Muscam ini merupakan agenda wajib pasca Munas dan Musda tingkat Provinsi maupun Kabupaten. Batas waktu pelaksanaan Muscam di seluruh kecamatan sendiri ditargetkan selesai pada 30 Juni.
"Tahun 2026 ini adalah tahun konsolidasi. Setelah Muscam, PK diwajibkan melakukan Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muslur). Kami ingin Golkar lebih solid, mantap, dan siap mendulang suara signifikan di Pemilu 2029," terang Nanang.
Menurut Nanang, Melalui sistem "Pra-Muscam" yang diterapkan DPD, pemilihan ketua di tingkat kecamatan kini berjalan lebih lancar karena telah melalui tahap pembekalan dan kualifikasi sosok yang memiliki ketokohan serta modal sosial yang kuat di masyarakat.
( herry)


Komentar
Posting Komentar