2.956 Calon Jemaah Haji Jember Siap Berangkat, Pemkab Fasilitasi Pengiriman Koper dan Transportasi di Berbagai Titik

Nurul Hafid Yasin

​JEMBER. barathanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mematangkan persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026. Sebanyak 2.956 calon jemaah haji asal Jember dijadwalkan akan diberangkatkan menuju asrama haji mulai pertengahan Mei mendatang.

​Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah, Pemkab telah menyiapkan skema khusus terkait pengangkutan barang dan transportasi.

​Fasilitasi Pengiriman Koper Lebih Awal

​Hafid menyebutkan bahwa jemaah tidak perlu repot membawa koper besar saat pemberangkatan bus. Pemkab telah menyiapkan layanan ekspedisi khusus untuk mengangkut satu koper per jemaah ke Sukolilo, Surabaya.

​"Untuk barang kita fasilitasi tersendiri. Satu jemaah satu koper kita berangkatkan sehari sebelum jemaah berangkat. Jadi koper harus terkumpul di Aula MAN 2 Jember sesuai jadwal kloternya," ujar Hafid saat dikonfirmasi di Jember, Senin (4/5/2026).

​Adapun teknisnya, jemaah yang berangkat tanggal 14 Mei harus mengumpulkan koper pada tanggal 13 Mei. Begitu pula untuk keberangkatan tanggal 15 Mei, koper sudah harus masuk pada tanggal 14 Mei.

​Transportasi Terintegrasi di Berbagai Titik

​Terkait transportasi, seluruh pelepasan jemaah akan dipusatkan di Alun-alun Tanggul. Namun, untuk memudahkan akses, Pemkab menyiapkan armada bus di beberapa titik kumpul (kantong jemaah) agar jemaah tidak perlu jauh-jauh menuju titik pusat secara mandiri.

​Titik Kumpul: Bus akan standby di beberapa lokasi seperti Kencong, Wuluhan, Balung, Silo, hingga KBIH HU.

​Armada: Setiap satu kloter akan dilayani oleh 9 armada bus.

​Skema: Jemaah naik dari titik terdekat, kemudian seluruh bus akan berkumpul di Tanggul untuk dilepas secara resmi.

​Pesan untuk Jemaah

​Menutup wawancara, Hafid menekankan dua hal penting bagi para jemaah. Pertama, ia meminta jemaah menjaga fisik dan rutin mengecek kesehatan karena ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan kekuatan fisik. Kedua, jemaah diminta patuh pada arahan ketua rombongan.

​"Jemaah di sana jumlahnya jutaan. Kami mohon jemaah, khususnya yang sudah sepuh, untuk terus mengikuti rombongan agar tidak terpisah atau hilang di tengah jutaan orang," tambahnya.

​Hafid juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan kedamaian bagi Indonesia, Presiden, serta Kabupaten Jember agar menjadi lebih baik dan sejahtera ke depannya.

​(herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah