Edukatif! Siswa SD Labschool FKIP Universitas Jember Belajar Kepemimpinan hingga Praktik Pertolongan Pertama
JEMBER. barathanews.com – Puluhan siswa SD Labschool FKIP Universitas Jember (UNEJ) mendapatkan pengalaman berharga saat berkunjung ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Senin pagi, 18 Mei 2026. Tidak hanya sekadar berkunjung, para siswa diajak untuk mengenali lebih dekat peran kemanusiaan PMI, mulai dari pentingnya donor darah hingga praktik langsung pertolongan pertama pada kecelakaan.
Dalam kunjungan edukatif ini, para siswa didampingi oleh sejumlah guru kelas serta mahasiswa asistensi mengajar. Mereka menerima ragam materi penting yang dikemas secara interaktif, meliputi kesehatan keluarga, penanggulangan bencana, hingga materi kepemimpinan (leadership).
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah pemaparan materi kepemimpinan yang disampaikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Markas PMI Kabupaten Jember, Elvana Kusdijanto. Kepada para siswa, Elvana menekankan bahwa esensi seorang pemimpin dimulai dari diri sendiri. "Setiap orang adalah pemimpin. Kapan kita menjadi pemimpin? Pada saat kita bisa menentukan pilihan kita sendiri," ujar Elvana memotivasi para siswa di Aula Markas PMI Kabupaten Jember.
Selain itu, Elvana juga mengedukasi siswa mengenai pentingnya donor darah bagi kemanusiaan. Ia menjelaskan bahwa tetesan darah yang didonorkan oleh masyarakat sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa pasien di rumah sakit, terutama mereka yang sedang menjalani operasi besar maupun proses persalinan.
Tak hanya duduk mendengarkan teori, para siswa yang didampingi guru dan Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Jember juga diajak untuk melakukan simulasi dan praktik First Aid atau pertolongan pertama.
Dengan telaten, Elvana mengenalkan detail satu per satu perlengkapan yang ada di dalam kotak pertolongan pertama. Setelah mengenali fungsinya, para siswa langsung diajak mempraktikkan cara menangani korban yang sedang mengalami luka.
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari pihak sekolah. Adelia Iftitah, selaku guru kelas 4 SD Labschool FKIP Universitas Jember, menyampaikan bahwa kegiatan luar kelas seperti ini sangat efektif untuk membentuk karakter dan kepedulian sosial anak-anak sejak usia dini.
Senada dengan hal tersebut, Fariha, mahasiswa Program Studi PGSD FKIP UNEJ yang sedang menjalani program asistensi mengajar, menambahkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan PMI ini memberikan visualisasi nyata bagi siswa mengenai materi kesiapsiagaan dan kesehatan yang selama ini hanya dibaca di buku pelajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SD Labschool FKIP UNEJ tidak hanya pulang membawa ilmu baru, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang tanggap, berjiwa penolong, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. (*)
Pewarta: herry

Komentar
Posting Komentar