Eksplorasi Kuliner Nusantara: Mahasiswa UNEJ Selami Filosofi Soto Madura sebagai Implementasi Wawasan Nusantara
JEMBER. barathanews.com – Dalam upaya memperkuat rasa nasionalisme dan pemahaman keberagaman budaya, Rumah Edukasi Creative menggelar program Nusantara Kreatif. Kegiatan kali ini mengusung tema "Eksplorasi Kuliner Nusantara sebagai Wujud Implementasi Wawasan Nusantara", bertempat di kediaman Ibu Halimatus Sadiah, Jalan Teuku Umar, Tegal Besar, Jember, Kamis (7/5/2026).
Bekerja sama dengan Komunitas Kuliner Nusantara Jember, kegiatan ini melibatkan 50 mahasiswa Universitas Jember dari kelas Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelompok 39. Fokus utama eksplorasi kali ini adalah mengenal lebih dekat kuliner khas Madura, yakni Soto Bening khas Pamekasan.
Jember sebagai Miniatur Nusantara
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang POLDAGRI BANKESBANGPOL Kabupaten Jember, Ibu Dwi Handarsisasi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kuliner adalah warisan turun-temurun yang mencerminkan identitas suku dan etnis di Indonesia.
"Kuliner Nusantara mampu mempersatukan berbagai kalangan. Penting bagi generasi muda untuk belajar mengolah bahan baku lokal dan memahami sejarah di baliknya guna membangun rasa nasionalisme. Saya sangat mengapresiasi kegiatan keren ini, ini adalah wujud nyata Jember sebagai Miniatur Nusantara," ujar Dwi Handarsisasi.
Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning)
Dosen pendamping kelas PKN, Katrina Leba, S.Ag., M.Th., menjelaskan bahwa pemahaman tentang Wawasan Nusantara tidak cukup hanya dipelajari secara teoritis di dalam kelas.
"Kuliner mengandung nilai sejarah, sosial, dan filosofi kehidupan masyarakat. Melalui experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman ini, mahasiswa terjun langsung mengamati proses produksi dan berinteraksi dengan pelaku usaha. Ini adalah sarana kontekstual agar mereka melihat kuliner sebagai simbol identitas sekaligus perekat persatuan bangsa," ungkap Katrina.
Mahasiswa sebagai Agen Pelestari Budaya
Di bawah bimbingan Halimatus Sadiah dari Kuliner Nusantara Jember, para mahasiswa tidak hanya mencicipi, tetapi juga belajar teknik pembuatan Soto Bening Pamekasan yang otentik.
Direktur Rumah Edukasi Creative menambahkan bahwa program Nusantara Kreatif dirancang sebagai strategi budaya dan edukasi bagi kalangan muda.
Tujuan Utama: Melakukan kampanye kuliner lokal di tengah gempuran tren makanan asing.
Peran Mahasiswa: Menjadi agen perubahan yang melek teknologi untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya melalui media sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa memiliki kebanggaan yang lebih dalam terhadap kekayaan pangan lokal dan mampu menjaga keberlanjutan budaya Indonesia di masa depan. ( herry)


Komentar
Posting Komentar