MAG Jember Rayakan Paskah 2026 Bersama Siswa SLB, Wujudkan Kasih dan Toleransi
![]() |
| Ignatius Sumarwiyadi saat memberikan sambutan |
JEMBER. barathanews.com – Semangat sukacita Paskah tahun 2026 dirasakan berbeda oleh puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Jember. Musyawarah Antar Gereja (MAG) Kabupaten Jember menggelar perayaan Paskah bersama anak-anak berkebutuhan khusus yang dipusatkan di SLB Star Kids, Desa Karangpring, Jember, pada Rabu (13/5/2026).
Ketua MAG Jember, Ignatius Sumarwiyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang luar biasa. Menurutnya, meski memiliki keterbatasan, para siswa ini mempunyai harapan dan talenta yang patut didukung sepenuhnya oleh masyarakat.
"Kami merasa bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dari pertumbuhan dan perkembangan putra-putri kita yang hebat ini. Paskah tahun ini mengusung tema 'Kristus Bangkit untuk Memperbarui Kemanusiaan Kita', yang berarti Kristus juga memberikan perhatian khusus kepada mereka yang memiliki keistimewaan tertentu," ujar Ignatius.
Selain merayakan bersama siswa, MAG Jember juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kepala sekolah, pendamping, dan orang tua yang dengan sabar membimbing anak-anak tersebut. Ignatius menekankan bahwa peran mereka adalah tugas mulia yang tidak ringan.
Sinergi dan Toleransi di SLB Star Kids
Kepala Sekolah SLB Star Kids Jember, Evi Nurrohma, menyambut hangat kolaborasi ini. Ia menyatakan rasa syukur atas kesempatan sekolahnya menjadi tuan rumah perayaan Paskah bagi SLB se-Kabupaten Jember.
"Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik. Di SLB Star Kids sendiri, kami sangat menjunjung tinggi toleransi antar keberagaman. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi berkah tidak hanya bagi siswa Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat disabilitas di Jember," ungkap Evi.
Evi juga menambahkan bahwa sekolahnya aktif menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada para siswa. Saat ini, SLB Star Kids mendidik siswa dari berbagai latar belakang, termasuk beberapa siswa non-muslim yang turut berbaur dalam lingkungan sekolah yang inklusif.
Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri oleh perwakilan berbagai lembaga, di antaranya SLB Star Kids, SLB Branjangan, SLB Negeri Patrang, YPAC Jember, TPAC Jember, hingga Panti Asuhan Bakti Luhur. Melalui momentum ini, MAG Jember berharap perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus terus meningkat di masa mendatang. (herry)


Komentar
Posting Komentar