Bangkitkan Kejayaan Tapal Kuda, Pemkab Jember-KAUJE-Unej Dorong Hilirisasi Riset Kampus
![]() |
| Gala Dinner KAUJE Fest di Pendopo Bupati Kabupaten Jember |
JEMBER. barathanews.com – Semangat untuk membawa Kabupaten Jember keluar dari zona nyaman dan kembali memimpin di kawasan Tapal Kuda menggema dalam Gala Dinner KAUJE Fest 2026. Bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu (4/7/2026) malam, momentum ini menjadi panggung sinergi strategis antara Pemerintah Kabupaten Jember, Universitas Jember (Unej), dan Ikatan Alumni (KAUJE).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jember Gus Fawait beserta jajaran kepala OPD, Rektor Unej Dr. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., serta Ketua Umum KAUJE yang juga tokoh nasional, M. Sarmuji, SE., M.Si.
Rektor Unej, Iwan Taruna, menegaskan komitmen penuh akademisi untuk tidak lagi sekadar berada di menara gading. Unej siap menerjunkan SDM dan meluncurkan hilirisasi riset guna menyelesaikan persoalan mendasar Jember, seperti pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting.
"Kami memiliki banyak riset yang siap dihilirkan, salah satunya pemanfaatan ekstrak limbah buah kopi menjadi pasta gigi. Kami ingin inovasi Unej benar-benar match dengan kebutuhan dan skala prioritas Pemkab Jember," ungkap Iwan.
Selama ini, kontribusi nyata telah berjalan lewat KKN kolaboratif, namun ke depan program-program ini akan dipacu agar dampaknya lebih cepat dirasakan masyarakat.
![]() |
| Foto dari kiri: M. Sarmuji, Gus Fawait dan Iwan Taruna |
Bupati Jember Gus Fawait menyambut baik kesiapan tersebut. Ia mengingatkan bahwa 10 hingga 15 tahun lalu, Jember merupakan motor penggerak utama di ujung timur Pulau Jawa.
"Jember sempat tertidur. Hari ini, lewat komitmen bersama Unej dan jaringan alumni KAUJE, kita ingin Jember bangkit kembali. Kawasan Tapal Kuda tidak boleh jadi pinggiran, harus jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," tegas Gus Fawait.
Sementara itu, Ketua KAUJE M. Sarmuji menilai kunci kebangkitan Jember berada pada titik temu antara konsep akademis dan eksekusi kebijakan di lapangan. Jember yang kaya akan potensi perkebunan, tembakau, dan pariwisata membutuhkan pasokan pemikiran segar.
Sarmuji juga mendorong Bupati untuk memaksimalkan potensi ribuan sarjana muda lulusan Unej yang menetap di Jember.
"Mereka hidup dan tahu persis persoalan di akar rumput. Jika sarjana-sarjana lokal ini diberdayakan secara optimal oleh Pemkab, mereka akan menjadi mesin penggerak pembangunan daerah yang sangat efektif," tutur Sarmuji. ( herry)


Komentar
Posting Komentar