Jadi Wadah Cipayung Plus, Rumah Kebangsaan Jember Resmi Diluncurkan

Pemotongan tumpeng 

JEMBER . barathanews.com  Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen mahasiswa di Kabupaten Jember memasuki babak baru. Pada Rabu (8/7/2026), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jember resmi meluncurkan Rumah Kebangsaan di Kecamatan Kaliwates sebagai pusat kolaborasi dan ruang gagasan bagi generasi muda.

​Peresmian simbolis yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Jember H. Ahmad Halim, S.Sos., Kepala Bakesbangpol Lingga Diputra, Waka Polres Jember KOMPOL Anthonio Effan Sulaiman, serta perwakilan dari Kodim dan Kejaksaan Negeri Jember.

Mitra Strategis Pemerintah Daerah

​Ketua DPRD Jember, H. Ahmad Halim, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa Rumah Kebangsaan akan memosisikan mahasiswa sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Pemotongan pita

"Bagi kami di DPRD maupun Pemkab, ini adalah mitra strategis untuk meminta masukan. Baik sebelum ataupun saat ada aksi, itu adalah bagian dari proses check and balance," ujar Ahmad Halim. Ia berharap tempat ini bisa menstimulasi lahirnya ide-ide besar demi kesejahteraan masyarakat Jember.

​Senada dengan hal tersebut, Waka Polres Jember KOMPOL Anthonio Effan Sulaiman berharap fasilitas ini tidak sekadar menjadi simbol fisik atau tempat berkumpul biasa.

​"Kami ingin modal sosial dan intelektual mahasiswa dikonsolidasikan dengan baik di sini. Dari diskusi ini, kami berharap lahir terobosan positif bagi daerah, sekaligus memperkuat moderasi dan toleransi antar-elemen," ungkap Kompol Anthonio.

Rumah Bersama Multi-Warna Mahasiswa

​Rumah Kebangsaan Jember nantinya akan dikelola dan diisi oleh aliansi organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Cipayung Plus. Organisasi tersebut meliputi:

​PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia)

​GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia)

​HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)

​IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

​KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)

​KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia)

​PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia)

​SEMI (Serikat Mahasiswa Indonesia)

​Ketua Rumah Kebangsaan Jember, Taufikurrahman (PMII), menegaskan bahwa tempat ini dirancang sebagai ruang yang inklusif untuk menyatukan perbedaan latar belakang kampus dan ideologi.

Foto bersama usai peresmian 

"Di dalam Rumah Kebangsaan ini kita beragam, tidak hanya satu warna. Komitmen kami jelas, tempat ini akan menjadi ruang ramah untuk melindungi ruang hidup masyarakat dan memastikan kebijakan yang lahir di Jember tidak membebani rakyat," pungkas Taufikurrahman. ( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah