Jaring Atlet Berprestasi Se-Kabupaten, Gabsi Jember Gelar Kejuaraan Mini Bridge Piala Ketua Pengkab
![]() |
| Saiful Anwar bersama Tim bridge SMKN 5 |
JEMBER. barathanews.com — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jember menggelar Kejuaraan Mini Bridge memperebutkan Piala Ketua Pengkab Gabsi Jember di Gedung Juang 45 Politeknik Negeri Jember (Polije), Kamis (6/8/2026).
Ajang yang berlangsung semarak ini diikuti oleh sekitar 80 hingga 100 peserta yang berasal dari 13 hingga 15 sekolah tingkat SMA/SMK/MA sederajat di seluruh Kabupaten Jember. Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk menjaring atlet-atlet pemula berprestasi sekaligus memperkuat sistem kaderisasi cabang olahraga bridge di tingkat pelajar.
Ketua Pengkab Gabsi Jember yang juga menjabat sebagai Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan sebuah pilot project hasil kolaborasi erat antara Gabsi Jember, KONI Jember, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember.
"Kami melihat potensi atlet bridge di tingkat SMA/SMK sederajat di Jember saat ini masih sangat minim, padahal potensi di tingkat SD dan SMP cukup melimpah. Kejuaraan ini menjadi wadah kaderisasi berkelanjutan untuk mengisi celah tersebut dan menyiapkan atlet-atlet pemula," ujar Saiful Anwar di lokasi acara.
Lebih lanjut, Saiful menuturkan bahwa olahraga bridge memiliki korelasi positif yang kuat dengan peningkatan prestasi akademik siswa. Hal ini dikarenakan olahraga kartu tersebut sangat mengandalkan pola pikir analitis, konsentrasi tinggi, dan daya ingat tajam.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap pembinaan atlet muda, pihak Pengkab Gabsi dan Polije juga menyiapkan skema dukungan karir pendidikan. Para atlet yang berhasil meraih prestasi pada ajang ini berpeluang mendapatkan kemudahan jalur prestasi (japro) untuk melanjutkan studi jenjang perguruan tinggi di Politeknik Negeri Jember.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh Sekretaris Umum KONI Jember, NR Panca Hidayat. Pihaknya mengapresiasi kejuaraan ini sebagai langkah konkret dalam mempersiapkan kontingen daerah menghadapi ajang olahraga tingkat regional, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
"Untuk pengkaderan dan persiapan atlet di level Popda maupun Porprov, kegiatan seperti ini sangat bagus karena menyasar langsung para siswa yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler bridge di sekolahnya. Hasil dari kejuaraan ini bisa menjaring yang terbaik untuk membawa nama Jember, sekaligus menciptakan simbiosis mutualisme antara cabang olahraga dan perguruan tinggi," ungkap Panca Hidayat.
Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari pihak penyelenggara, tetapi juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya adalah Siski Sella Anastasya, siswi kelas XI SMKN 2 Jember. Meski tergolong baru mengenal cabang olahraga ini dan baru menjalani dua kali sesi latihan, ia mengaku sangat terkesan dapat berpartisipasi dalam kejuaraan pertamanya.
"Mengikuti lomba ini sangat menarik dan menantang karena benar-benar mengasah otak dan pikiran. Kita tidak hanya bermain kartu, tetapi harus mengingat setiap kartu yang dikeluarkan musuh maupun teman, serta melakukan perhitungan matematis cepat untuk menentukan taktik agar bisa menang," tutur Siski dengan penuh semangat.
Melalui suksesnya penyelenggaraan turnamen ini, Kejuaraan Mini Bridge diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan. Dengan demikian, pembinaan atlet bridge usia muda di Kabupaten Jember dapat terus berjalan berkesinambungan dan melahirkan bibit-bibit berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. ( herry)

Komentar
Posting Komentar