Kekeringan di Jember Meluas hingga Kawasan Kota, PMI Pasang Tandon Air Bersih di Antirogo

PMI memasang Tandon air untuk warga

JEMBER. barathanews.com — Dampak puncak fenomena El Nino mulai dirasakan kian meluas di Kabupaten Jember. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa bulan Agustus menjadi puncak berkurangnya curah hujan. Akibatnya, krisis air bersih kini tak hanya melanda wilayah pinggiran, tetapi juga telah merambah kawasan perkotaan, salah satunya di Lingkungan Plinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

​Merespons surat permohonan bantuan air bersih dari warga setempat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menuju lokasi terdampak pada Selasa (11/08/2026). 

Petugas dan relawan langsung memasang dua unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter di pemukiman warga.

​Salah satu tandon tersebut merupakan bantuan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Jember.

Distribusi Air Bersih Capai 2.400 Liter

​Pada saat yang sama, armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter milik PMI yang baru selesai mendistribusikan air bersih di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, langsung dikerahkan ke Lingkungan Plinggian untuk mengisi kedua tandon yang baru terpasang.

​Tokoh Masyarakat Lingkungan Plinggian, Suprikto, mengungkapkan bahwa krisis air bersih di wilayahnya sudah berlangsung cukup parah selama dua bulan terakhir.

​Kondisi Warga: Terdapat 90 Kepala Keluarga (KK) di dua RT yang terpaksa mengambil air dari sumber mata air di bawah sungai dengan medan jalan yang terjal demi memenuhi kebutuhan minum.

​Upaya Alternatif: Bagi warga yang memiliki rezeki lebih, mereka memilih membeli air isi ulang. Sementara untuk kebutuhan mandi dan cuci, warga masih bergantung pada air sungai yang debitnya terus menyusut.

Komitmen Bantuan Berkala

​Untuk meringankan beban warga, PMI Jember berkomitmen melakukan pengisian air secara rutin dan berkala di titik tersebut.

​"Hari ini kami dari PMI Kabupaten Jember menyerahkan dua tandon untuk dipakai oleh warga di lingkungan sini yang sedang mengalami kesulitan air bersih. Di lokasi ini PMI menyiapkan 2.400 liter air bersih, di mana dua hari sekali PMI Jember akan melakukan pengisian kembali dengan menggunakan satu armada truk tangki," terang Narto, Kabid Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember.

​Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sebagian besar sumur galian milik warga memang telah mengering total. Kehadiran tandon dan pasokan air berkala dari PMI ini diharapkan dapat menjadi penopang utama kebutuhan harian warga Antirogo selama masa kekeringan berlangsung. (*)



Pewarta: herry 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi