Pengamanan Karnaval Budaya Nogosari, Polsek Rambipuji Pastikan Acara Aman dan Kondusif

Ipda Sentot Hadi Purnomo

JEMBER. barathanews.com  — Ribuan warga memadati Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, untuk menyaksikan ajang Karnaval Budaya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Minggu (30/8/2026).

Meski dihadiri lautan massa, acara tahunan ini berjalan aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan ketat dari petugas gabungan.
Kanit Samapta Polsek Rambipuji Polres Jember, Ipda Sentot Hadi Purnomo, menjelaskan bahwa skema pengamanan disiagakan secara terukur dengan menerjunkan personel di berbagai titik rawan.

"Kegiatan hari ini pengamanan kita terdiri dari 10 personel dari Polsek dan Koramil, masing-masing 5 personel, dan dari Linmas 20 personel. Kita bagi di titik-titik yaitu titik start 2 personel, pertigaan pasar 2 personel, pertigaan makam 2 personel, di finish 2 personel," ujar Ipda Sentot Hadi Purnomo saat ditemui di lokasi.

Selain penempatan petugas berseragam, pengawasan ekstra juga dilakukan secara tersembunyi guna memantau pergerakan massa di sepanjang rute.

"Untuk yang pakaian preman kita perintahkan untuk mobiling. Jadi kita juga menugaskan anggota yang pakaian preman untuk mobiling dari start sampai finish," tambahnya.
Sebagai upaya antisipasi terjadinya potensi gangguan keamanan dan ketertiban, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap para peserta sebelum diberangkatkan.

"Antisipasi untuk hal-hal yang tidak diinginkan, di start kita upayakan penggeledahan kepada adik-adik atau teman-teman yang ikut karnaval, ditakutkan nanti ada yang membawa sajam atau miras," jelas Ipda Sentot.

Ia menegaskan, tindakan tegas akan diambil jika ditemukan barang-barang berbahaya selama pelaksanaan acara. Namun hingga sore hari, situasi dipastikan tetap aman dan tertib.

"Kalau ditemukan ada seseorang yang membawa sajam, yang jelas kita amankan, kita bawa ke Polsek. Tapi selama ini mulai tadi siang start pukul 13.00 WIB sampai saat ini jam 17.00 WIB masih belum ada yang diindikasikan membawa sajam atau miras. Alhamdulillah kondusif," ungkapnya.

Karnaval Budaya Desa Nogosari ini diikuti oleh 10 regu tingkat SD/SMP, 5 regu penghormatan, serta 17 regu umum yang dijadwalkan melintas hingga malam hari.

Menutup keterangannya, Ipda Sentot menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antarinstansi dan penghormatan terhadap waktu ibadah selama kegiatan berlangsung.

"Harapan ke depan sebelum melaksanakan pengamanan kita adakan rakor tingkat desa, panitia, perangkat desa, Polsek, Koramil, dan Linmas. Harus sinergi antara kepolisian, Koramil, dan Pemdes. Dan kita sarankan pada saat azan, sound system harus dimatikan," pungkasnya. ( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi