Peringati Maulid Nabi, SDN Patrang 2 Jember Bangun Karakter dan Akhlak Mulia Murid

Maulid Nabi di SDN Patrang 2

JEMBER. barathanews.com — SDN Patrang 2 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa di halaman sekolah pada Jumat (28/8/2026). Peringatan hari besar keagamaan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat fondasi keimanan sekaligus membentuk karakter dan akhlakul karimah peserta didik sejak dini.

Kepala SDN Patrang 2, Mustofa, S.Pd., S.D., menegaskan komitmen pihak sekolah dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai bagian integral dari pendidikan karakter.

"Kami sangat mendukung sekali kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) maupun peringatan hari besar agama apa pun. Khususnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan bagian dari sunnah dan bukti kecintaan kita kepada Rasulullah yang harus diadakan karena hikmahnya sangat besar untuk kita semua, terutama bagi murid-murid," ujar Mustofa saat ditemui di lokasi acara.

Mustofa menjelaskan bahwa lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai dasar keagamaan serta menyempurnakan rukun iman kepada para murid.

"Lembaga pendidikan ini sangat pas sekali untuk menanamkan keimanan kepada Allah dan keimanan serta kecintaan kepada Rasulullah SAW. Selanjutnya, kita harapkan dapat menyempurnakan keimanan kita, mulai dari percaya kepada Allah, rasul-Nya, malaikat, kitab-kitab, hari akhir, hingga qada dan qadar yang menjadi bagian dari kehidupan kita," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai keagamaan yang diajarkan di sekolah tidak boleh berhenti pada tataran teori atau simbolis semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Mustofa  S.Pd SD

"Anak-anak tidak hanya melaksanakan peringatan atau mendengarkan ceramah, tetapi diharapkan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Rasa sosialnya kita tumbuhkan. Ibadah itu simbolis, sedangkan aplikasinya dalam kehidupan adalah hubungan dengan sesama manusia, baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial," tambah Mustofa.

Menjawab tantangan pembinaan moral generasi muda saat ini, Mustofa menegaskan tanggung jawab penuh pihak sekolah dalam mengawal pembentukan karakter siswa yang sejalan dengan arahan pemerintah dan kurikulum yang berlaku.

"Kami adalah lembaga pendidikan yang bertanggung jawab secara ilmu dan amal, terutama ilmul hal yang berkaitan dengan karakter dan akhlakul karimah. Kurikulum kita, Kurikulum IKM, dengan model pembelajaran mendalam dan mendasar ini bertujuan agar materi tidak hanya jadi teori saja, tetapi praktik yang lebih penting dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Mustofa juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan karakter membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

"Sekolah itu bukan milik kami semata, melainkan milik masyarakat. Jadi maju dan tidaknya pendidikan ini, masyarakat ikut memikirkan dan bertanggung jawab. Ini bukan semata-mata tugas Bapak/Ibu guru saja, tetapi tugas kita semua, baik untuk kemajuan pendidikan maupun sikap akhlak anak-anak," tuturnya.

Kegiatan peringatan tersebut berlangsung semarak dan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan antusias.

"Alhamdulillah seluruh siswa yang berjumlah 452 anak ikut semuanya. Mereka bersila bersama di halaman sekolah. Kebetulan saya sendiri yang mengisi ceramah dan memberikan sambutan langsung," pungkas Mustofa.

(herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi