Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, KTNA Jember Dorong Tradisi Kirab Ancak Agung dan Program Gen Z di SMPN 1 Panti
![]() |
| M. Sholeh saat Kirab Ancak Agung |
JEMBER. barathanews.com – Kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional terus dimaksimalkan di Kabupaten Jember. Hal tersebut tampak dari apresiasi Ketua KTNA Jember, Moh. Sholeh, S.H., saat menghadiri perayaan Kirab Ancak Agung memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT RI Ke-81 pada Sabtu (22/8/2026).
Pesta rakyat tersebut dipenuhi dengan arak-arakan komoditas pertanian lokal unggulan, seperti buah, sayur-mayur, serta tanaman polo pendem (singkong dan ketela). Menurut Moh. Sholeh, tradisi sedekah bumi ini bukan hanya ajang silaturahmi warga, melainkan simbol melimpahnya produksi pertanian Jember yang siap menyokong program swasembada pangan yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).
Dalam kesempatan tersebut, Moh. Sholeh juga menjelaskan keberhasilan pengelolaan air irigasi di tengah ancaman kemarau panjang. Lewat optimalisasi program Irform, Optimasi Lahan (Opla), serta pemeliharaan saluran tersier oleh Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), kebutuhan air bagi ketersediaan pangan warga tetap tercukupi dengan baik.
Inovasi Pertanian Gen Z Masuk Sekolah
Dukungan terhadap sektor pangan juga diwujudkan melalui edukasi di lingkungan sekolah menengah. M. Sholeh yang juga Ketua Petani Gen-z Dan lestari Pangan Jember berkolaborasi dengan SMPN 1 Panti menghadirkan program Lestari Pangan Gen Z (Integritas Farming) di bawah arahan Kepala Sekolah Wiwik Indiyawati, S.Pd.
![]() |
| M. Sholeh dan Bupati Jember saat Ancak Agung di Alun-Alun |
Program edukasi pertanian terpadu ini mendapat peninjauan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahjono, S.E., M.M. Melalui wadah ini, para siswa dilatih memanfaatkan lahan sekolah untuk berbagai kegiatan produktif, seperti penanaman ketela rambat, budidaya perikanan, pembuatan greenhouse, penanaman padi media galon, hingga peternakan kelinci.
Sebagai wujud keseriusan dalam pendampingan teknis, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) secara resmi menugaskan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terampil, Rachnanto Machfiratin, A.Md, untuk memandu para siswa.
Inisiatif terpadu antara tradisi lokal, dukungan pemerintah daerah, dan keterlibatan generasi muda ini diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya kedaulatan pangan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (herry)


Komentar
Posting Komentar