Sambut Tradisi Ancak Agung Pemkab Jember, Satpol PP Hadirkan Hasil Bumi dan Sosialisasi Pangan Sehat
![]() |
| Pol PP Membuat Ancak dari buah dan sayur setinggi 2 meter lebih |
JEMBER, barathanews.com – Suasana kemeriahan menyelimuti persiapan gelaran tradisi tahunan Ancak Agung yang akan digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember pada Sabtu (22/8/2026). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember turut ambil bagian dengan menampilkan jajaran produk unggulan hasil bumi lokal, buah dan sayuran, Jumat (21/8/2026).
Pameran komoditas pertanian dan perkebunan ini digelar bukan sekadar untuk memperindah tatanan gunungan ancak, melainkan juga membawa pesan moral dan edukasi kesehatan bagi masyarakat luas.
Kepala Seksi Ketertiban Umum (Kasi Tibum) Satpol PP Kabupaten Jember, Nurhuda, menyampaikan bahwa ragam hasil bumi yang ditampilkan merupakan representasi dari kesuburan dan kekayaan alam bumi Jember.
"Kami menampilkan ragam hasil bumi asli Jember. Ada buah-buahan seperti nanas, buah naga, hingga jeruk manis. Selain itu, kami juga memamerkan komoditas sayur-mayur seperti cabai dan jagung segar," terang Nurhuda di sela-sela penataan hasil bumi, Jumat sore (21/8/2026).
Menurut Nurhuda, kehadiran ragam hasil bumi dalam momentum Ancak Agung ini sarat akan makna filosofis. Selain sebagai simbol wujud syukur atas limpahan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa, deretan buah dan sayur segar tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga pola hidup sehat di tengah masyarakat.
"Semua hasil alam ini adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang wajib kita pelihara dan jaga kelestariannya. Di samping itu, mengonsumsi hasil bumi yang segar dan alami secara langsung mendukung kesehatan tubuh kita," ungkapnya.
Ajak Masyarakat Berdayakan Potensi Lokal
Lebih lanjut, Nurhuda berharap momentum Ancak Agung dapat menggugah kesadaran masyarakat Jember untuk semakin bangga dan konsisten memanfaatan pangan lokal.
"Harapan kami ke depannya, masyarakat Indonesia, khususnya di Jember, semakin terdorong untuk memberdayakan apa yang dihasilkan oleh tanah kita sendiri. Semua berasal dari bumi lokal dan pastinya sehat. Jika kita rutin mengonsumsi pangan alami seperti ini, insyaAllah masyarakat akan sehat, baik secara lahir maupun batin," tutup Nurhuda.
( herry)


Komentar
Posting Komentar