Pasar Murah GEMPITA di Rambipuji Diserbu Warga, Jual Sembako Murah hingga Layanan Adminduk Gratis

Prima Kusuma ( kanan) dan lilik ( tengah) bersama warga yang membeli beras SPHP dan Minyakita 

JEMBER. barathanews.com  — Mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopumdag) menggelar Pasar Murah Pengendali Inflasi Penuh Cinta (GEMPITA) di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dipadukan dengan pelayanan publik terpadu ini dibuka secara resmi oleh Camat Rambipuji, Prima Kusuma Dewi. Turut hadir dalam acara tersebut Kabid Perdagangan Diskopumdag Jember, Lilik Mahkfiah, beserta jajaran, perangkat Desa Nogosari, Polsek Rambipuji, Puskesmas, Kemenag, petugas Adminduk Kecamatan, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Jember.

Dalam keterangannya di lokasi acara, Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi menjelaskan bahwa program Pasar Murah GEMPITA terselenggara berkat kolaborasi antara Pemkab Jember, Diskopumdag, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Selain mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, acara ini juga difungsikan sebagai wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

"Untuk UMKM yang mengisi stan di sini berasal langsung dari Desa Nogosari. Kami ingin memberdayakan potensi lokal sekaligus membantu perekonomian warga," ujar Prima.

Kehadiran pasar murah ini menyedot antusiasme warga karena menjual berbagai komoditas pangan pokok di bawah harga pasaran. Komoditas yang dijual meliputi beras SPHP Bulog seharga Rp55.000 per 5 kg, beras premium Rp74.500 per 5 kg, telur ayam Rp20.000 per kg, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta gula pasir dengan harga yang sangat terjangkau.

Stand UMKM juga ramai 

Salah seorang warga Nogosari Kerajan, April, mengaku bersyukur dan sangat terbantu dengan adanya program ini. Saat mengunjungi area pasar murah, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli minyak goreng dan beras dengan harga miring untuk kebutuhan harian keluarga.

"Harganya lebih murah. Harapannya kalau bisa kegiatan seperti ini diadakan setiap bulan," ungkap April antusias.

Tidak hanya urusan belanja bahan pokok, warga juga memanfaatkan layanan publik terpadu yang dibuka di lokasi acara secara gratis. Petugas memfasilitasi perekaman dan pembuatan KTP elektronik (e-KTP) secara langsung, layanan konsultasi dari KUA, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas setempat, hingga aksi donor darah yang digalang PMI Jember.

Pelayanan mulai Adminduk, pemeriksaan kesehatan, Kemenag dan donor darah 

Prima Kusuma Dewi menegaskan bahwa untuk wilayah Kecamatan Rambipuji yang membawahi 8 desa, kegiatan integratif semacam ini baru pertama kali diselenggarakan di Desa Nogosari. Ke depan, pihak kecamatan berharap program Pasar Murah GEMPITA dan pelayanan terpadu tidak berhenti di satu desa saja, melainkan dapat direplikasi dan didistribusikan secara merata di seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Jember.

"Harapan saya ke depan, pasar murah dan pelayanan terpadu seperti ini bisa diadakan lebih banyak lagi dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Jember," pungkasnya.

( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah