PMI Jember Gelar AMERTA 2: Ratusan Relawan Muda Siap Ditempa Jadi Pelopor Lingkungan dan Siaga Karhutla

JEMBER. barathanews.com  — Ratusan relawan muda dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember saling adu ketangkasan, kreativitas, dan ketangguhan dalam ajang Ajang Membangun Relawan Tangguh (AMERTA) 2 Tahun 2026.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, di halaman Markas PMI Kabupaten Jember pada Sabtu (31/10/2026) pagi.

Ajang AMERTA 2 tingkat PMR Wira yang diikuti oleh 21 kontingen SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Jember digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sementara itu, untuk tingkat PMR Madya (setingkat SMP dan MTs), kompetisi akan berlangsung pada Minggu, 1 November 2026 di lokasi yang sama.

Dalam sambutannya, Zainollah menekankan pentingnya pembentukan karakter relawan muda yang serbaguna dan responsif terhadap isu-isu lingkungan terkini. Menurutnya, anggota Palang Merah Remaja (PMR) tidak hanya dituntut menguasai materi pokok kepalangmerahan, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, edukasi kesehatan remaja, serta menjadi penggerak kegiatan donor darah semata.

"Harapan kami, relawan PMI—termasuk PMR di dalamnya—ke depan juga harus siap menjadi relawan penanganan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta aktif sebagai pelopor pelestarian lingkungan," tegas Zainollah di hadapan para peserta.

Melalui ajang AMERTA 2 ini, PMI Kabupaten Jember berharap dapat mencetak generasi relawan masa depan yang tak hanya terampil dalam aksi kemanusiaan, tetapi juga tangguh dan sigap menghadapi ancaman bencana iklim serta kerusakan lingkungan di wilayahnya.

Wadah Pembinaan dan Evaluasi Keterampilan Relawan

AMERTA merupakan program kompetisi dan wadah pembinaan kapasitas bagi anggota PMR se-Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Jember melalui Forum Relawan (Forel). Program ini bertujuan untuk menguji ketangkasan, keterampilan, kedisiplinan, serta kreativitas anggota PMR agar siap menjadi relawan kemanusiaan yang tangguh di masa depan.

Sejalan dengan arahan Ketua PMI Kabupaten Jember, para peserta tidak hanya dibekali ilmu kepalangmerahan dasar, tetapi juga disiapkan untuk responsif terhadap isu lingkungan kontemporer. Selain itu, AMERTA 2 menjadi sarana silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antaranggota PMR Wira dan Madya se-Kabupaten Jember.

Dalam ajang ini, materi yang dikompetisikan mengacu pada Tri Bakti PMR dan 7 Materi Pokok PMR, meliputi:

 * Pertolongan Pertama (PP): Penanganan cepat cedera, pembidaian, pembalutan, dan evakuasi korban.

 * Kesiapsiagaan Bencana (KSB): Simulasi tanggap darurat, mitigasi risiko bencana, serta kesigapan menghadapi ancaman alam dan lingkungan (termasuk karhutla dan kekeringan).

 * Gerakan Kepalangmerahan & Hukum Humaniter Internasional (HHI): Pemahaman sejarah, prinsip dasar, dan nilai-nilai kemanusiaan.

 * Kesehatan Remaja (PKRS/SanKes): Edukasi pola hidup sehat, kebersihan diri, dan pencegahan masalah sosial/kesehatan remaja.

 * Donor Darah Sukarela (DDS): Sosialisasi dan penggerak kesadaran pentingnya donor darah sejak dini. (*)


Pewarta: herry 








P

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah