SDN Patrang 2 Jember Terima Revitalisasi , Targetkan Selesai Jelang Ujian Akhir Semester

Mustofa di ruang kelas 

JEMBER. barathanews.com — SDN Patrang 2 Jember mendapatkan program revitalisasi lembaga pendidikan dari kementerian berupa pembangunan delapan ruang kelas. Bantuan ini terdiri dari satu Ruang Kelas Baru (RKB) serta tujuh ruang rehabilitasi dengan total anggaran mencapai sekitar 1,2 miliar rupiah.

Kepala SDN Patrang 2, Mustofa, S.Pd.SD., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pemerintah atas bantuan infrastruktur tersebut. 

 "Tentunya yang pertama saya mengucapkan alhamdulillah rabbal alamin dan terima kasih kepada atasan kami yang pertama Presiden Prabowo Subianto, yang kedua Bupati Jember Bapak Muhammad Fawait sebagai bupati kita, semuanya melalui pimpinan-pimpinan kita, kemudian kami juga tidak melupakan yaitu Dinas Pendidikan sebagai jembatan untuk menuju ke sana," ujar Mustofa.


Proyek pengerjaan fisik ini telah dimulai sejak 8 Agustus dan ditargetkan rampung pada minggu pertama bulan November. Mustofa menjelaskan bahwa progres pengerjaan saat ini sudah mencapai 75 persen dan tinggal menyisakan tahap penyelesaian akhir (finishing).

Untuk mengejar target tersebut, pihak sekolah melakukan penyesuaian teknis penggarapan di lapangan. 

 "Karena dinilai upah harian itu terlalu lama, terlalu lambat, akhirnya diganti oleh kami yaitu dengan sistem borongan. InsyaAllah ke depan ini akan lebih cepat lagi, karena di depan mulai akhir November anak-anak akan menempati ruangan-ruangan itu untuk melaksanakan SAS [Sumatif Akhir Semester]," ungkapnya.


Selama proses renovasi berlangsung, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergilir atau shift guna menyiasati keterbatasan ruang kelas yang ada. 

"Karena sekolah kita sedang revitalisasi, yang jelas akan terdampak kepada kelas-kelas terutama kelas yang direvitalisasi atau direhab. Kami melakukan shift-shift, yaitu shift siang untuk kelas yang direnovasi... hanya jalan satu-satunya menempati sekolah ruang yang ada, kami tidak punya pilihan seandainya harus mencari ruang-ruang ke luar tidak bisa, karena tidak akan kondusif," jelas Mustofa.


Dengan rampungnya proyek revitalisasi ini, Mustofa berharap para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dapat segera merasakan kenyamanan, ketenangan, serta kondusivitas dalam kegiatan belajar mengajar tanpa harus merasa gelisah atau terganggu lagi oleh kondisi bangunan.

( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah