Sinergi PMI dan Palang Merah Jepang, Kader Posyandu Gumukmas Diuji Ketangkasan Penanganan Darurat

JEMBER. barathanews.com  – Sinergi internasional dalam penguatan ketahanan masyarakat kembali ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Jepang (Japanese Red Cross Society / JRCS). Melalui Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, puluhan kader Posyandu setempat diuji ketangkasannya dalam sosialisasi dan lomba pertolongan pertama pada Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Kepanjen ini merupakan bagian terintegrasi dari program Strengthening Community Resilience (SCR). Program kerja sama strategis PMI dan JRCS ini dimotori langsung oleh PMI Kabupaten Jember untuk meningkatkan kapabilitas penanganan darurat kesehatan di tingkat tapak.

Istimewanya, jalannya sosialisasi dan lomba dipantau langsung oleh perwakilan JRCS dari Jepang, Kaori Omura. Ia hadir didampingi Awaludin (perwakilan JRCS di Indonesia), serta Yana dan Anwar dari PMI Pusat.

Kehadiran rombongan tamu internasional tersebut disambut hangat oleh jajaran puncak pengurus PMI Kabupaten Jember, di antaranya Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah, Sekretaris Ghufron Evian Efendi, dan Bendahara Drs. H. Soegianto.

Materi pelatihan disampaikan oleh fasilitator Sibat Desa Kepanjen dengan pendampingan penuh dari Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi dukungan tak terputus dari pihak JRCS serta semangat para kader Posyandu. Ia menekankan pentingnya peran kader sebagai garda terdepan di masyarakat saat menghadapi situasi krisis atau kecelakaan.

Sementara itu, Kaori Omura dan Awaludin turut memberikan motivasi serta arahan. Pihak JRCS menyampaikan rasa bangga atas ketangkasan dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta selama simulasi dan perlombaan berlangsung.

Melalui kemitraan strategis ini, para kader Posyandu diharapkan tidak hanya piawai dalam pelayanan kesehatan rutin ibu dan anak, tetapi juga memiliki keterampilan taktis dalam memberikan pertolongan pertama (first aid) secara cepat dan tepat sebelum bantuan medis profesional tiba. (*)



Pewarta: herry 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah