Warga Jember Dibekali Tips Keuangan dan Waspada Pinjol Ilegal, OJK Bersama Anggota DPR RI H. Amin Gelar Edukasi
![]() |
| H. Amin, Ak, M.M |
JEMBER. barathanews.com — Guna memperkuat pemahaman literasi keuangan di tengah masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Anggota Komisi XI DPR RI, H. Amin, Ak., M.M menggelar kegiatan Bimbingan Masyarakat Terkait Keuangan di Hotel Aston Jember, Kamis (29/10/2026). Mengusung tema "Masyarakat Cerdas Keuangan Ekonomi Kuat dan Sejahtera", acara ini dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan.
Kepala OJK Jember, Aris Budiman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam memilih produk finansial, baik lembaga investasi resmi maupun pinjaman online (pinjol). Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan resmi OJK jika mendapati kerabat atau keluarga yang menjadi korban penipuan keuangan.
"Kalau Bapak dan Ibu, mohon maaf nanti butuh informasi lebih lanjut mengenai perusahaan-perusahaan investasi yang memang legal, butuh informasi mengenai pinjol-pinjol yang legal, atau mohon maaf, bapak dan ibu ada yang menjadi korban penipuan atau skema scam, harus segera menghubungi kontak OJK, yaitu kontak 157," ungkap Aris Budiman saat memberikan pemaparan di hadapan peserta.
![]() |
| Aris Budiman |
Aris menjelaskan bahwa akses komunikasi dengan OJK dirancang sangat mudah, yakni melalui layanan telepon 157 atau melalui pesan WhatsApp di nomor 0811-5715-7157 (dengan angka 157 yang diulang sebanyak tiga kali). Menurutnya, kecepatan pelaporan menjadi kunci utama dalam meminimalisir kerugian serta memperbesar peluang dana korban dapat kembali.
"Semakin cepat lapor, maka semakin besar atau semakin besar peluang dana tersebut dapat kembali. Kalau ditunda-tunda sampai besok atau minggu depan, kemungkinan besar dana yang telah hilang tidak akan bisa kembali," tambahnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, kolaborasi antara OJK, legislatif, dan perbankan diharapkan mampu melahirkan masyarakat Jember yang lebih cerdas secara finansial, terhindar dari jeratan investasi bodong, serta kian mendongkrak kesejahteraan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
( herry)


Komentar
Posting Komentar