Chandra Ary Fianto, ST Anggota DPRD Jember, Ajak Warga "Sulap" Lahan Kosong Jadi Sumber Pangan
Berikut adalah versi lain dari
JEMBER. barathanews.com – Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memberikan tekanan pada stabilitas nasional. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, ST., mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sebagai benteng menghadapi krisis.
Dalam agenda Reses Masa Persidangan Ke-1 Tahun 2026 di Kecamatan Kalisat, Rabu (11/03/2026), Candra mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini menembus angka 90 dolar per barel.
"Setiap kenaikan satu dolar harga minyak dunia berpotensi membebani APBN kita hingga 10 triliun rupiah. Ini bukan angka yang kecil dan dampaknya akan terasa hingga ke daerah," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Membaca Peluang di Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Alih-alih bersikap pesimis terhadap besarnya anggaran program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Candra justru melihat celah ekonomi bagi warga Jember. Menurutnya, kebutuhan pangan untuk program tersebut sangat masif dan harus dikelola secara cerdas oleh warga lokal.
* Pemanfaatan Lahan: Warga didorong mengoptimalkan lahan kosong atau pekarangan rumah untuk tanaman hortikultura (sayur-mayur dan buah-buahan).
* Prioritas Lokal: Candra menegaskan bahwa pasokan bahan baku MBG di Jember sebisa mungkin berasal dari petani dan peternak setempat agar perputaran uang tetap berada di desa.
* Solusi Inflasi: Kemandirian pangan di tingkat rumah tangga diharapkan mampu menekan angka inflasi Jember yang sempat menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur.
Pengawasan Stok dan Keamanan Pangan Jelang Lebaran
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Komisi B telah berkoordinasi dengan lintas dinas untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, stok pangan di Jember dipastikan masih dalam kategori aman.
Selain urusan ketersediaan, Candra memberikan catatan penting bagi warga yang mulai berbelanja kebutuhan Lebaran:
* Cek Kedaluwarsa: Pastikan memeriksa tanggal expired pada produk olahan.
* Label dan Standar: Teliti label halal dan pastikan kemasan produk memenuhi standar SNI.
* Konsumsi Bijak: Mengatur pola belanja agar tidak memicu lonjakan harga yang tidak perlu di pasar.
"Kita ingin masyarakat Jember merayakan Lebaran dengan rasa aman. Mandiri dalam pangan, dan teliti sebagai konsumen," tutup Candra. ( herry)


Komentar
Posting Komentar