Pembangunan Kios KDMP Jember Terkendala Lahan, 86 Desa Masih Menunggu Kepastian
![]() |
| Rudi Haryono |
JEMBER. barathanews.com – Program pembangunan Kantor Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Jember menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan lahan. Hingga saat ini, sebanyak 86 desa belum memiliki lahan yang memenuhi kualifikasi untuk pembangunan fisik kios tersebut.
Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda, Rudi Haryono, mengungkapkan bahwa dari target 248 kios, saat ini progres pembangunan baru mencapai 133 unit. Sementara itu, beberapa unit yang telah rampung 100% masih menunggu instruksi operasional lebih lanjut dari pusat.
"Dari 133 yang progres, yang sudah 100 persen itu ada beberapa, tapi belum beroperasi karena masih menunggu edaran atau info dari pusat (Kopindas)," ujar Rudi saat memberikan keterangan pada Senin (20/4).
Kendala Strategis dan Izin BUMN
Rudi menjelaskan bahwa hambatan utama di 86 desa tersebut adalah sulitnya mencari lahan yang memenuhi syarat teknis. Sesuai aturan Kementerian Koperasi, lahan untuk kios KDMP minimal harus seluas 1.000 meter persegi untuk mengakomodasi fasilitas bangunan (minimal 600 meter persegi) dan area parkir yang memadai. Selain luas, aspek lokasi yang strategis juga menjadi syarat mutlak.
Beberapa kendala spesifik yang dihadapi antara lain:
- Lahan BUMN: Banyak desa yang rencananya menggunakan lahan milik Perhutani, PT KAI, atau PTPN, namun hingga kini izin penggunaan lahan tersebut belum turun meski surat permohonan telah dikirimkan.
- Kriteria Teknis: Ada desa yang memiliki lahan, namun luasnya tidak mencukupi atau lokasinya dianggap tidak strategis untuk pengembangan usaha.
Upaya Solusi
Meskipun terkendala, Rudi menegaskan bahwa proses pencarian solusi terus berjalan. Pihaknya sedang mengupayakan koordinasi intensif untuk mencari lahan alternatif, baik milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun lahan BUMN lainnya.
"Kami masih menunggu info dari pusat mengenai solusi bagi KDM yang tidak memiliki lahan ini. Yang jelas, upaya pencarian lahan tetap berjalan agar target 248 kios ini bisa terealisasi," pungkasnya.
Saat ini, tercatat baru ada 9 KDM yang sudah beroperasi di Jember, namun mereka masih menggunakan fasilitas mandiri dan belum menempati gerai fisik yang baru dibangun karena alasan administratif dan operasional.
(herry)

Komentar
Posting Komentar