Perkuat Kesiapsiagaan, 23 Calon Anggota KSR PMI Univ. dr. Soebandi Gelar Simulasi Lapang di Mayang


JEMBER. barathanews.com – Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas dr. Soebandi (UDS) Jember sukses menyelenggarakan Simulasi Lapang Angkatan 8 sebagai puncak rangkaian pendidikan bagi calon anggota baru. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Sidomukti, Kecamatan Mayang, Jember, mulai Jumat hingga Minggu (3–5 April 2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut diikuti oleh 23 peserta. Fokus utama kegiatan adalah pemantapan teknis kepalangmerahan yang krusial dalam penanganan darurat di lapang.

Selama kegiatan, para peserta digembleng dengan berbagai materi praktek, di antaranya:

 Penilaian Medis yaitu Ketajaman Anggota KSR dalam memeriksa kondisi korban secara cepat dan tepat.

Pembalutan dan Pembidaian yaitu teknik stabilisasi cedera tulang dan luka.

Evakuasi dan Triage yaitu Prosedur pemilahan korban berdasarkan tingkat kegawatdaruratan dalam situasi bencana atau kecelakaan dengan korban banyak.

Puncaknya terjadi pada hari terakhir, di mana seluruh peserta wajib mengikuti Simulasi Lapang. Dalam skenario ini, peserta dihadapkan pada situasi menyerupai bencana sungguhan untuk menguji ketangkasan dan koordinasi tim.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, yang hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para calon relawan ini. Ia menekankan bahwa simulasi ini adalah jembatan penting antara teori di kelas dengan realitas di medan tugas.

"Relawan harus memiliki mental baja dan keterampilan yang teruji. Apa yang dilakukan KSR PMI Unit UDS ini adalah langkah nyata dalam mencetak kader kemanusiaan yang siap diterjunkan kapan saja masyarakat membutuhkan," ujar Zainollah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KSR PMI Unit Univ. dr. Soebandi, Hasanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar syarat administratif organisasi, melainkan upaya membentuk karakter tangguh.

"Dari 23 calon anggota ini, kami berharap mereka tidak hanya mahir secara teknis seperti melakukan pembidaian atau triage tetapi juga memiliki jiwa korsa dan kepekaan sosial yang tinggi. Lapangan Sidomukti dipilih agar mereka bisa beradaptasi langsung dengan kondisi geografis yang sebenarnya," pungkas Hasanah.

Dengan berakhirnya simulasi lapang ini, para peserta diharapkan siap untuk dikukuhkan dan bergabung dalam misi-misi kemanusiaan di bawah naungan PMI Kabupaten Jember. (*)



Pewarta: herry 








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah