Hermin Anggota DPRD Jawa Timur Sosialisasikan Program "Bunga Desaku Mini" Di Kecamatan Kaliwates

Sosialisasi Bunga Desaku di Jember Kidul 

​JEMBER. barathanews.com  – Sinergitas antara legislatif tingkat provinsi dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mengoptimalkan capaian program kerja. Hal ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan program pelayanan jemput bola "Bunga Desaku Mini" yang diinisiasi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin, S.Pd., M.Pd., bersama Pemerintah Kecamatan Kaliwates, bertempat di Kelurahan Jember Kidul, Kabupaten Jember, pada Selasa (14/6/2026).

​Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, S.Sos., memaparkan bahwa kegiatan "Bunga Desaku Mini" di wilayahnya dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pelayanan terpadu ini difokuskan untuk menyisir sejumlah wilayah strategis, meliputi Kelurahan Mangli, Sempusari, Kaliwates, Kebonagung, Jember Kidul, Tegal Besar, hingga Kepatian.

​"Hari ini pelaksanaan berpusat di Jember Kidul, yang kemudian akan dilanjutkan ke Patian dan berakhir di Tegal Besar. Kegiatan ini merupakan upaya konkret kami untuk mensosialisasikan serta mendekatkan program-program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara langsung kepada masyarakat luas," jelas Dwi Sunu.

​Adapun sejumlah program prioritas yang diintegrasikan dalam kegiatan ini mencakup jaminan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC), beasiswa mahasiswa "Cinta Bergema", serta program penataan sosial seperti "Peta Cinta" (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) penyediaan "Gerobak Cinta", hingga program "Sekolah Rakyat". Seluruh program tersebut dihadirkan di tengah pemukiman warga agar realisasi pelayanan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

​Di samping melakukan sosialisasi, pihak kecamatan juga membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi warga. Berdasarkan evaluasi di lapangan, mayoritas aduan masyarakat didominasi oleh permasalahan aksesibilitas layanan kesehatan UHC, validasi kepesertaan BPJS Kesehatan, serta pemenuhan hak pendidikan anak melalui jalur beasiswa.

​Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa pendampingan langsung ke tingkat akar rumput tetap menjadi instrumen krusial dalam struktur pelayanan publik. Ia menilai, pemanfaatan media digital saat ini belum sepenuhnya mampu menjangkau dan memberikan pemahaman yang merata kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai program bantuan pemerintah.

Dwi Sunu A Camat Kaliwates 

"Interaksi dan komunikasi intensif secara tatap muka seperti ini sangat diperlukan. Dari total 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember, kami bersyukur telah berhasil menjangkau dan mengedukasi masyarakat di 20 kecamatan," ungkap Hermin.

​Lebih lanjut, Hermin menyoroti urgensi program "Peta Cinta" ( Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan ), khususnya bagi masyarakat di wilayah pinggiran dan kawasan pegunungan. Menurutnya, tingginya angka pernikahan dini berkolerasi langsung terhadap hambatan administrasi kependudukan (Adminduk).

Hermin

​"Pasangan yang menikah di usia dini kerap belum memiliki KTP, sehingga mereka mengalami kendala hukum saat akan memasukkan anak mereka ke dalam Kartu Keluarga (KK). Di sinilah program Peta Cinta hadir sebagai solusi regulasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut," tambahnya.

​Melalui konsistensi pelaksanaan program "Bunga Desaku Mini" ini, para pemangku kebijakan berharap tingkat partisipasi dan pemahaman masyarakat terhadap program-program strategis Pemkab Jember dapat meningkat, demi terwujudnya akselerasi kesejahteraan sosial yang merata.( herry)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah