Karnaval Desa Nogosari 2026 Berlangsung Meriah, Kedepankan Sinergi Pengamanan dan Kebersamaan
![]() |
| Esa Hosada |
Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa pelaksanaan karnaval tahun ini merupakan hasil kesepakatan dari Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga unsur terkait lainnya.
"Semua berawal dari musyawarah desa mengenai mekanisme pelaksanaan Karnaval Akbar 2026. Kita berpartisipasi bersama seluruh masyarakat Desa Nogosari," ujar Esa Hosada di sela-sela kegiatan, Minggu (30/8/2026).
Mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi pada gelaran serupa di wilayah lain, pihak Pemdes Nogosari menerapkan sistem pengamanan terpadu berbasis musyawarah. Pengamanan dilakukan dengan merangkul Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang terdiri dari RT, RW, Linmas, tokoh pemuda, serta organisasi perguruan silat yang ada di wilayah Nogosari.
"Untuk sistem pengamanan, kami menetapkan mekanisme lewat musyawarah bersama LKD dan menggaet perguruan-perguruan di Desa Nogosari. Namun yang paling utama tentu doa dari masyarakat agar acara berjalan aman dan lancar," jelas Esa Hosada.
Pada gelaran tahun ini, sebanyak 32 kontingen terdaftar sebagai peserta. Jumlah tersebut terbagi menjadi 10 kontingen dari unsur lembaga, 5 kontingen kehormatan, dan 17 kontingen dari kelompok umum. Kemeriahan acara juga ditunjang oleh partisipasi parade sound system (horeg) yang mayoritas berasal dari wilayah lokal Jember.
Esa Hosada berharap gelaran karnaval ini tidak hanya menjadi hiburan warga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan desa. "Harapan ke depan semoga acara ini bisa lebih meriah, lancar, dan sukses," pungkasnya. ( herry)


Komentar
Posting Komentar