Pameran Inklusi "Berkarya Setara, Berdaya Bersama" Meriahkan Festival Egrang XIV di Ledokombo Jember

Festival Egrang di Ledokombo 

JEMBER, barathanews.com   — Semangat inklusi sosial menjadi bagian penting dan memberi warna tersendiri dalam perhelatan tahunan Festival Egrang ke-14 yang digelar di Lapangan Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (8/8/2026).

Dalam perhelatan budaya yang telah dikenal hingga ke tingkat nasional dan internasional tersebut, empat organisasi — SCN (Sub Cluster Network) Jember, Tanoker, PERPENCA, dan NLR Indonesia — berkolaborasi menghadirkan Pameran Inklusi bertajuk "Berkarya Setara, Berdaya Bersama".

Pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari aksi Public Campaign Program KUBIK 2.0 (Kelompok Usaha Bisnis Inklusif). Selain bertujuan memperkenalkan kerja-kerja inklusif Project BEN dan KUBIK 2.0 kepada khalayak luas, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membuka jalan advokasi kebijakan inklusi disabilitas dan Orang yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) di tingkat provinsi hingga nasional.

Sejak dibuka pukul 10.20 WIB, stan pameran langsung diserbu dan menarik perhatian ratusan pengunjung festival sepanjang hari. Pengunjung disuguhkan beragam sajian, mulai dari poster dokumentasi kegiatan, karya puisi, cerita pendek, hingga lukisan karya Orang Muda dengan Disabilitas (YPwD) dan OYPMK wilayah Jember. Selain itu, tampil pula karya terbaik Forum Anak Desa/Jember, praktik baik (best practice) dari Tanoker dan PERPENCA, serta pembagian leaflet edukatif dan suvenir kampanye.

Ketua SCN Jember, Zaenuri Rofi'i, menegaskan bahwa pameran ini merupakan bukti nyata kolaborasi lintas organisasi dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas dan OYPMK. "Pameran ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat karya dan potensi teman-teman disabilitas serta OYPMK, bukan sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai individu dengan karya dan kemampuan yang setara untuk diapresiasi," ujar Zaenuri.

Masyarakat mengunjungi stand pameran 

Dukungan senada disampaikan oleh Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu. Ia menyambut positif hadirnya pameran ini karena semakin memperkuat posisi Ledokombo sebagai kecamatan yang mendukung penuh inklusi sosial, sekaligus memperluas ruang partisipasi aktif warga disabilitas dan OYPMK dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui sinergi SCN Jember, Tanoker, PERPENCA, dan NLR Indonesia, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas kemitraan strategis dengan pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan komunitas. Langkah ini krusial untuk mendukung keberlanjutan usaha peserta KUBIK 2.0 sekaligus mengikis stigma negatif publik terhadap YPwD dan OYPMK.

Festival Egrang XIV pun sukses membuktikan bahwa pelestarian permainan tradisional egrang dapat berjalan seiring dengan penguatan inklusi sosial dan ekonomi di Kabupaten Jember.

Catatan: Dokumen cetak versi PDF dari berita di atas telah dibuat secara otomatis dan siap digunakan. (*)

Pewarta: herry 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah

NJOP di Jember Naik Drastis, REI Berharap Pemerintah Jadi Jembatan Komunikasi