Perluas Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jatim Sinergi Gelar Program KEJAR di Jember
![]() |
| Bantuan komputer untuk SMPN 7 |
JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan PT Bank Jatim Tbk menggelar kegiatan Literasi dan Implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SMP Negeri 7 Jember pada Senin (10/8/2026).
Acara bertajuk “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung 2026, sekaligus sebagai langkah nyata membudayakan inklusi keuangan bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo, hingga Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa agar senantiasa giat menuntut ilmu dan meningkatkan pemahaman literasi sebagai kunci utama meraih kesuksesan.
"Tidak ada jalan yang paling utama untuk merubah nasib, dari yang awalnya bukan siapa-siapa menjadi siapa-siapa, kecuali melalui ilmu pengetahuan. Anak orang biasa atau tidak mampu bisa sukses, kuncinya adalah ilmu pengetahuan," tegas Gus Fawait.
Lebih lanjut, beliau mengimbau agar para pelajar bijak dalam memanfaatkan media sosial serta membiasakan diri membaca agar tidak mudah terpengaruh berita bohong (hoax).
Dukungan senada disampaikan oleh SEVP Network and Digital Banking Bank Jatim, Glemboh Priambodo, yang menegaskan komitmen Bank Jatim dalam memperluas akses perbankan melalui produk tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).
"Harapan kami, dengan adanya kegiatan yang kita laksanakan ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada anak sejak usia dini dan para pelajar, meningkatkan kemampuan mengelola keuangan secara baik dan bijak, serta mendorong kebiasaan menabung," ujar Glemboh Priambodo.
Melalui program KEJAR ini, diharapkan seluruh pelajar di Jember memiliki perencanaan keuangan yang matang dan siap menyongsong masa depan secara mandiri.
(herry)

Komentar
Posting Komentar