Selamatkan Ribuan Warga dari Kekeringan, PMI Jember Gelontorkan Lebih dari 800 Ribu Liter Air Bersih

Air bersih dari PMI Jember 

JEMBER. barathanews.com — Di tengah hantaman kemarau panjang yang kian mencekik, senyum dan secercah harapan kembali merekah di wajah ribuan warga Kabupaten Jember. Respons cepat ditunjukkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember yang terus berjibaku menyalurkan bantuan air bersih demi menyelamatkan warga dari krisis air yang berkepanjangan.

Tak kenal lelah, Tim Tanggap Darurat Bencana PMI Jember rutin menggelontorkan hingga 15.000 liter air bersih setiap harinya. Hingga saat ini, total distribusi air bersih yang telah disalurkan bahkan telah menembus angka fantastis, yakni lebih dari 800 ribu liter. Bantuan vital ini menyasar sekitar 1.200 jiwa yang tersebar di delapan titik kekeringan parah di berbagai wilayah kecamatan.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., menyampaikan bahwa eskalasi kemarau yang semakin panjang membuat kebutuhan air layak konsumsi melonjak drastis di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir meringankan beban warga.

"Kemarau yang semakin panjang membuat kebutuhan air bersih melonjak drastis. Kami berupaya semaksimal mungkin hadir untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi," ujar Zainollah dengan penuh empati.

Salah satu potret memilukan terlihat di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari. Wilayah ini telah menjadi langganan kekeringan parah setiap tahunnya. Sejak bulan Juli lalu, armada PMI menjadi tumpuan utama warga untuk mendapatkan pasokan air bersih. Kondisi di sana kian memprihatinkan karena warga tidak hanya dihadapkan pada sumur yang mengering, tetapi juga bayang-bayang ancaman kesehatan akibat sisa air sumur yang diduga telah tercemar air lindi atau limbah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setempat.

Selain Dusun Bunder, aksi kemanusiaan PMI Jember juga menjangkau tujuh titik prioritas lainnya demi memastikan warga tidak kehausan, yang meliputi:

 * Perumahan Rengganis, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari

 * Dusun Plingian (Dua Titik), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari

 * Dusun Darungan Utara, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi

 * Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji

 * Dusun Tegalwatu, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang

 * Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates

Di balik masifnya gerakan kemanusiaan ini, perjuangan para relawan di lapangan tentu tidak mudah. Zainollah tidak menampik bahwa permohonan bantuan air bersih yang masuk sebenarnya jauh lebih banyak dari kapasitas layanan saat ini. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan armada operasional, di mana tim hanya mengandalkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter yang harus mondar-mandir melayani berbagai wilayah darurat.

Kendati dibatasi oleh fasilitas, semangat dan nurani kemanusiaan para relawan PMI Jember tidak luntur. Mereka tetap berkomitmen untuk siaga setiap hari, memastikan 15.000 liter air bersih tersalurkan tepat sasaran, demi membasuh dahaga dan menyelamatkan warga Jember dari krisis air bersih. (*)


Pewarta: herry 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambang Sugihono Kembali Pimpin GM FKPPI Jember, Siap Bersinergi Bangun Daerah

Bupati Jember Lantik Puluhan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas untuk Percepatan Layanan Publik

Yayasan Sosial Darma Budi Luhur Resmikan Kolumbarium Parantijati Jember, Siap Tampung Ribuan Abu Jenazah