Workshop PPKB KKG PAI Sumbersari Jember Dorong Pembentukan Karakter Qurani Siswa
![]() |
| Workshop di SDN Sumbersari 3 |
JEMBER. barathanews.com — Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Sumbersari menggelar Workshop Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) di SDN Sumbersari 03 Jember, Sabtu ( 7/11/3026).
Kegiatan yang diikuti oleh 74 guru PAI ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik serta memperkuat pembiasan karakter Islami bagi para peserta didik.
Ketua KKG PAI Kecamatan Sumbersari, Rodiyah, menjelaskan bahwa workshop ini difokuskan untuk mendalami Kurikulum Merdeka, khususnya Capaian Pembelajaran (CP) terbaru atau CP perubahan. Menurutnya, dalam kurikulum terbaru, guru didorong tidak hanya sekadar menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membimbing siswa untuk mengaplikasikannya dalam keseharian.
![]() |
| Buhari ( kiri) dan Rodiyah ( kanan) |
"Perbedaan utamanya, jika CP sebelumnya siswa hanya memahami materi secara luas, maka dalam CP perubahan ini siswa diharapkan mampu menjelaskan dan menerapkannya. Contohnya melalui pembiasan salat sunah duha dan tahajud bersama dengan bimbingan guru," ujar Rodiyah yang juga guru di SDN Tegalgede 1.
Sementara itu, Pengurus KKG PAI sekaligus Pendamping Program, Buhari Hariyadiyanto, S.Pd.I., menambahkan bahwa penguatan karakter religius harus dimulai dari kebiasaan baik di lingkungan sekolah. Pembiasan tersebut meliputi doa bersama sebelum belajar, murajaah ayat-ayat pendek Al-Qur'an, hingga pelaksanaan salat zuhur berjemaah sebelum pulang sekolah.
"Harapannya ke depan, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan genarasi yang Qurani melalui pembiasan-pembiasan baik yang konsisten," Buhari Ediyanto yang juga guru PAI di SDN Wirolegi 3.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari unsur Pengawas PAI Ibu Susilowati, Kasi PAIS Bapak Edi, serta Bapak Deni ini berjalan interaktif. Melalui kegiatan rutin bulanan ini, KKG PAI Sumbersari berkomitmen untuk terus mencetak tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu merubah mindset pembelajaran agar berpusat pada pembentukan akhlak mulia peserta didik.
(herry)


Komentar
Posting Komentar