Bidik Pasar Eropa hingga Rusia, PTPN I Regional 5 Mulai Tanam Perdana Tembakau TBN MTT 2026/2027
![]() |
| Tanam perdana tembakau TBN |
JEMBER . barathanews.com- Optimisme menyelimuti dimulainya musim tanam tembakau tahun ini di Kabupaten Jember. PTPN I Regional 5 secara resmi melakukan tanam perdana tembakau TBN MTT untuk musim tanam 2026/2027 di kawasan Penataran Bungsu 1 Pondok Labuh, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Selasa (12/5/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen perusahaan, mulai dari Manajer Kebun wilayah Jember, Kormenbun, Kepala Operasional, IKBI, jajaran Astan dan Asman, hingga tokoh masyarakat setempat.
Strategi Lahan dan Target Produksi
Head Region PTPN I Regional 5, Subagiyo, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan penanaman tembakau seluas 400 hektare di wilayah Jember pada musim ini.
Pola Tanam: Sebanyak 72% menggunakan pola Seri A, sementara sisanya menggunakan Seri B yang dijadwalkan mulai pada 20 Mei 2026.
Tanam Perdana: Dialokasikan seluas 4,5 hektare pada hari pembukaan.
Target Mutu: Perusahaan membidik 30% dari total produksi masuk dalam kategori Kualitas A (Mutu Satu), dengan kapasitas produksi rata-rata mencapai 1.200 ton per hari.
“Selain lahan inti, terdapat investor yang melakukan penanaman mandiri seluas 250 hektar untuk pengembangan klon baru sebagai uji coba. Hasilnya akan dikembalikan sebagai bagian dari strategi kemitraan,” ungkap Subagiyo.
Mitigasi Cuaca Ekstrem
Menghadapi tantangan anomali cuaca, mulai dari curah hujan tinggi di awal musim hingga potensi El Nino, PTPN telah menyiapkan langkah mitigasi teknis. Perusahaan fokus pada pembuatan saluran drainase yang mumpuni untuk menjaga kecukupan air.
![]() |
| Subagiyo |
Selain itu, guna mengantisipasi fenomena daun menebal akibat suhu panas ekstrem, dilakukan pengaturan perlindungan (shading) untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung ke tanaman.
Untuk urusan pemasaran, PTPN I Regional 5 tetap mempertahankan pangsa pasar tradisional di Eropa melalui BSB Group, terutama untuk cerutu kualitas premium. Namun, tahun ini perusahaan mulai melirik potensi besar di Asia dan Eropa Timur.
“Kami mulai mengembangkan pasar baru ke Cina dan Rusia seiring tingginya kebutuhan bahan baku tembakau cerutu di sana. Untuk grade menengah ke bawah, diperbolehkan dipasarkan secara mandiri,” tambah Subagiyo.
Teknis Penanaman di Lapangan
Manajer Kebun Tembakau, Syaifuddin Zuhri, memaparkan detail teknis penanaman. Seri A (290 hektare) telah dimulai sejak 9 Mei, namun jadwalnya akan menyesuaikan dengan momentum Idul Adha hingga awal Juni. Sementara Seri B (110-120 hektare) akan dikebut pada bulan Juli.
Syaifuddin juga menjelaskan sistem pembagian lahan yang unik untuk menjaga keberlanjutan panen.
Sistem Golongan: Dalam satu hamparan (4,5 - 4,8 ha), lahan dibagi menjadi tiga golongan: Merah, Kuning, dan Biru.
Waktu Tanam: Ketiga golongan ini ditanam secara berturut-turut selama tiga hari.
Kegiatan tanam perdana ini ditutup dengan doa bersama agar proses produksi berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan. Manajemen berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk menghasilkan tembakau kualitas tinggi yang menjadi kebanggaan Jember di kancah internasional. (*).
Pewarta: herry


Komentar
Posting Komentar