Bank Jatim Sosialisasi Permodalan KUR di Bunga Desa Pakusari, Dorong Pelaku Usaha Jember Naik Kelas.
JEMBER. barathanews.com – Bank Jatim Cabang Jember memberikan sosialisasi langsung terkait kemudahan akses permodalan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada ratusan pelaku usaha dalam kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Senin (20/6/2027).
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Jember Gus Fawait tersebut disambut antusias oleh sekitar 600 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, Pedagang Kaki Lima (PKL), pedagang lijo, hingga kelompok tani.
Dalam sesi sosialisasi perbankan, perwakilan Bank Jatim Cabang Jember, Afriandi Sofiandi, memaparkan pentingnya pemahaman mengenai kriteria dan persyaratan pengajuan modal usaha agar para pelaku usaha di tingkat akar rumput dapat mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.
"Untuk mendapatkan permodalan, syarat utamanya adalah memiliki usaha produktif dan legalitas usaha, seperti Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa atau NIB. Selain itu, penting untuk menjaga kedisiplinan keuangan dan memiliki rekam jejak kredit yang bersih (BI Checking / SLIK)," jelas Afriandi di hadapan para peserta.
Afriandi juga menguraikan beberapa pilihan produk KUR yang disiapkan Bank Jatim sesuai dengan skala kebutuhan usaha:
KUR Super Mikro: Plafon hingga Rp10 juta dengan suku bunga sangat ringan, yakni 3%.
KUR Mikro: Plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga mulai dari 6%.
KUR Kecil: Plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Ia menambahkan bahwa pembayaran angsuran KUR dapat disesuaikan dengan karakteristik usaha, baik secara bulanan untuk pedagang maupun sistem musiman mengikuti masa panen bagi para petani.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi Jember, Rudi Prasetyagi, S.Sos., mengapresiasi dukungan sinergis dari Bank Jatim. Menurutnya, kolaborasi antara pemkab, instansi Pembina, dan lembaga keuangan sangat dibutuhkan agar para pelaku usaha kecil di Jember dapat tumbuh dan mandiri.
"Harapannya, melalui pendampingan dan kemudahan akses modal dari Bank Jatim ini, pelaku usaha mikro, pedagang lijo, hingga petani di Jember bisa naik kelas menjadi usaha kecil, menengah, dan terus berkembang," ungkap Rudi. ( herry)

Komentar
Posting Komentar